Gpcorner.com – Jorge Martin kembali menanggapi kritik soal keputusannya bergabung dengan Yamaha. Saat memilih Aprilia, banyak yang meragukan keputusannya karena Aprilia belum pernah menjadi tim pemenang. Namun, Martin justru membuktikan bahwa keraguan tersebut salah dengan memimpin kejuaraan bersama Aprilia.
Kini, ia menghadapi kritik baru setelah memutuskan pindah ke Yamaha. Martin pun memilih untuk tidak terlalu memperdulikannya.
“Ketika saya menandatangani kontrak dengan Aprilia, banyak yang bilang keputusan itu akan menjadi bencana. Mereka mempertanyakan, bagaimana saya bisa berkembang bersama Aprilia, tim yang saat itu belum pernah memenangkan apa pun?” kata Jorge Martin
“Namun, lihat dimana saya sekarang. Saya memimpin kejuaraan bersama Aprilia. Jadi, soal keputusan saya pindah ke Yamaha, biarlah publik berkata apa yang mereka mau. Kita lihat hasilnya satu atau dua tahun ke depan.” lanjut Jorge Martin
Jadi mari kita tunggu seberapa kompetitif Martin bersama Yamaha musim depan.
Gpcorner.com – Fabio Quartararo akhirnya buka suara soal rumor yang menyebut dirinya bakal hijarah ke Honda pada 2027. Bahkan rumornya Fabio Quartararo sudah menandatangani kontrak dengan Yamaha.
Namun hal ini dibantah oleh Quartararo, Ia cuma bilang sedang melakukan pembicaraan dengan beberapa tim termasuk Honda. Tapi dalam pembicaraan tersebut belum ada kesepakatan atau tanda tangan kontrak.
“Satu-satunya hal yang bisa saya konfirmasi adalah kami berbicara dengan beberapa tim termasuk Honda, tapi kami belum menandatangani apa pun. Saya Ingin menang! kalian bisa lihat emosi yang saya rasakan di Silverstone. Ini bukan soal uang, ini tentang kebahagian berada di puncak podium.” Kata Fabio Quartararo
Dari pernyataan Quartararo dia tidak menepis tengah bicara dengan Honda, tapi yang menarik Quartararo memang ingin menang. Jadi setidaknya ada indikasi kuat jika Quartararo ingin hijarah dari Yamaha.
Sebagai tambahan informasi, selain Quartararo Martin juga dikabarkan bakal merapat ke Yamaha menggantikan posisi Quartararo. Kemudian yang tidak kalah hot Ducati juga sedang mengincar Pedro Acosta untuk MotoGP 2027, mari kita tunggu saja!
Gpcorner.com – Musim 2026 Veda Pratama bakal pakai nomor 9 di Moto3, kenapa bukan 54? Nomor yang sudah Veda pakai sejak kecil, bahkan nomor yang membawanya tampil impresif di Red Bull Rookies Cup 2025, ini dia alasannya!
Sebenarnya Veda sudah berniat untuk menggunakan nomor 54 namun memang slot nomor 54 sudah dipakai di Moto3 oleh Jesus Rios, bahkan untuk Moto2 dan MotoGP nomor 54 juga sudah digunakan oleh Alberto Fernandez dan Fermin Aldeguer
Foto : Honda Team Asia
“Saya pengennya sih 54, tapi udah keduluan. Sebenarnya bingung mau pilih nomor apa waktu itu, karena memang nomorku dari kecil 54 terus. Pas disini (moto3) nggak bisa, di MotoGP, Moto2 juga udah ada 54. Di MotoGP ada Fermin, di Moto2 ada Alberto Fernandez, baru ada Jesus Rios (Moto3).” Veda Pratama
Ya jawabannya karena memang nomor 54 sudah dipakai oleh semua pembalap, bahkan sekarang di semua kelas. Lalu apa filosofi nomor 9 bagi Veda?
“Sebenarnya nomor 9, kalau lihat di media-media, lihat di google itu nomor yang bagus. Karena sempurna, kan setelah 9 nggak ada nomor lagi, kayak 10 aja harus 1 sama 0, terus satu sama satu (11). Jadi itu yang sempurna, nomor bagus. Terus itu 5+4 = 9 juga, jadi ya masuklah” kata Veda Pratama
Gpcorner.com – Alex Marquez sukses meraih kemenangan di GP Malaysia, sementara Pecco yang tampil ipresif saat kualifikasi dan Sprint Race harus mendapatkan hasil buruk saat race utama, akibat mengalami kebocoran pada motornya. Ini dia rekap MotoGP Malaysia 2025.
Kualifikasi dan Sprint Race
Di Sepang, kondisi trek yang panas dan ban jadi salah satu faktor yang sangat diperhitungkan. Pecco Bagnaia berhasil mencetak pole position, disusul Alex Marquez dan Franco Morbidelli. Tiga pembalap Ducati start terdepan, baru setelah itu diikuti oleh Quartararo dan Pedro Acosta.
Lanjut ke Sprint Race, memulai balapan dari Pole Position membuat Pecco leluasa untuk mendominasi jalannya Sprint. Dia kemudian berhasil raih kemenangan. Posisi kedua ada Alex Marquez, yang sekaligus mengukuhkan diri sebagai runner-up di championship. Walaupun menyisakan dua seri, poin Alex tidak mungkin terkejar lagi.
Ini merupakan catatan yang cukup spesial bagi Marquez bersaudara, mereka menjadi kakak adik pertama dalam sejarah MotoGP yang mampu meraih juara dunia dan runner up. Kemudian posisi ketiga ada Fermin Aldeguer, tapi sayangnya setelah balapan Aldeguer harus mendapat penalty 8 detik akibat pelanggaran tekanan ban. Aldeguer harus merelakan posisi ketiganya diambil alih oleh Pedro Acosta… Namun dia tetap dinobatkan sebagai rookie of the year musim ini
Foto : Michelin – Fermin Aldeguer MotoGP Malaysia
RACE
Menang di Sprint membuat Pecco percaya diri dan banyak yang memprediksi dia bakalan mengulang kesuksesan seperti di GP Jepang. Tapi Álex Márquez tampil lebih kuat, Alex langsung mengambil alih pimpinan balap dari Pecco sejak lap 2.
Sementara Pecco tertahan di posisi kedua, dan harus melayani perlawanan dari Pedro Acosta. Pada lap ke 13 Acosta akhirnya berhasil melibas Pecco untuk posisi kedua, sementara Alex sudah ada didepan dengan gap dua detik.
Foto : Michelin Francesco Bagnaia
Kemudian tiga lap terakhir petaka datang untuk Bagnaia, dia mengalami masalah dengan motornya. Beberapa kali dia menengok ke bagian belakang motornya. Pecco kemudian kembali ke pit dengan penuh kekecewaan. Dia akhirnya gagal finis.
Sementara posisi ketiga berhasil direbut oleh Joan Mir, yang sebelumnya terlibat duel dengan Quartararo pada lap keenam. Balapan kemudian di menangkan oleh Alex Marquez disusul Acosta dan Joan Mir, posisi keempat ada Morbidelli lalu disusul oleh Quartararo.
Ini merupakan kemenangan yang ketiga untuk Alex Marquez, sementara untuk Acosta ini merupakan podiumnya yang ke-4 musim ini. Yang spesial tentu saja Joan Mir, ini merupakan podium yang kedua musim ini, ini adalah hasil yang cukup positif bagi Honda.
Foto : Michelin – Joan Mir
Sementara pembalap Aprilia yang tampil brilian di GP Indonesia dan Australia malah tidak bisa berbuat banyak di Sepang. Bezzecchi hanya mampu finis P11 sementara Raul Fernandez gagal finis setelah mengalami crash.
Saya ingin berbagi dengan semua penggemar, media, dan orang-orang yang mengikuti karir saya penjelasan yang jelas mengenai situasi saya dengan Aprilia.
Saya tidak pernah melanggar kontrak. Ketika kami menandatanganinya, saya sepakat dengan Aprilia jika kondisi tertentu tidak terpenuhi, saya memiliki hak untuk menentukan masa depan saya untuk tahun 2026. Ini adalah syarat penting bagi saya untuk menerima proposal kontrak yang mereka tawarkan pada saat itu.
Ketika saya memutuskan untuk pindah pabrikan tahun lalu, salah satu syarat utama saya adalah memiliki kesempatan untuk menguji motor dalam situasi nyata dan memahami hubungan dengan tim serta metodologi kerjanya. Dengan cara ini, saya bisa merasa nyaman menandatangani kontrak selama dua tahun, bukan satu tahun, oleh karena itu kami menyertakan syarat tersebut.
Mengingat perlunya mengambil keputusan pada tanggal yang telah ditentukan dalam kontrak, saya memutuskan untuk menggunakan hak saya untuk melepaskan diri untuk musim 2026. Saya selalu melakukannya dengan penuh rasa hormat, jelas, dan dengan niat satu-satunya tujuan untuk mengambil kendali atas masa depan saya sebagai atlet profesional.
Sayangnya, kondisi yang terjadi akibat kecelakaan, meskipun benar bahwa hal tersebut tidak mempengaruhi apa yang telah disepakati, tetap mempengaruhi fase ini. Oleh karena itu saya selalu terbuka untuk berdialog dengan Aprilia guna memperpanjang periode ini hingga beberapa Grand Prix setelah saya kembali berkompetisi. Tujuannya adalah agar kedua pihak dapat saling memberi kesempatan kedua dan merasa nyaman sebelum mengambil keputusan untuk tahun 2026.
Saya selalu jujur dengan Aprilia, saya menghargai motornya, timnya, dan upaya semua orang yang terlibat dalam proyek ini. Satu-satunya hal yang saya minta adalah agar keinginan saya dan semangat dari apa yang telah kami sepakati dengan Aprilia pada waktu itu dihormati.
Tidak ada konflik atau tuduhan. Saya hanya ingin dapat melihat ke depan dengan jernih, setelah melalui masa-masa sulit dan cedera yang sangat serius, serta terus memberikan yang terbaik dari diri saya baik di dalam maupun di luar lintasan.
Terima kasih semua atas pengertian dan rasa hormat kalian,
Gpcorner – Marc Marquez tampil impresif pada balapan pertamanya bersama Ducati, Ia berhasil meraih kemenangan berdana di Sprint Race setelah unggul dari saudaranya Alex Marquez, sementara Pecco harus puas berada di posisi ketiga.
Selepas start Marquez langsung mendominasi jalannya balapan dan melesat terdepan, hingga balapan berakhir Marquez tidak terkejar dan sukses meraih kemenangan. Penampilan brilian juga berhasil ditunjukan oleh rookie sekaligus juara dunia moto2 tahun lalu asal Jepang, Ai Ogura dengan mengunci posisi keempat.
Gpcorner.com – Gresini Racing jadi tim ketiga musim ini yang meluncurkan tim baru mereka untuk MotoGP 2025 setelah Trackhouse dan Aprilia. Acara peluncuran yang digelar di Autodromo Internazionale Enzo Dino Ferrari dekat markas Gresini. Musim ini Gresini kedatangan bintang Moto2 Fermin Aldeguer yang akan berduet dengan Alex Marquez.
Gresini Racing memperkenalkan desain livery khas mereka dengan perpaduan warna biru muda aksen perak dan merah, motor Ducati Desmosedici GP24 mereka terlihat lebih modern dan elegan. Hampir mirip dengan tahun lalu.
Beberapa sponsor lokal seperti Federal Oil, Antangin, MS Glow For Men dan Aspira tetap menghiasi bagian utama fairing, memberikan sentuhan kontinuitas terhadap identitas tim.
Setelah ditinggal Marc Marquez yang hijrah ke tim pabrikan musim ini Gresini bakal berjuang dengan Alex Marquez dan Fermin Aldeguer. Bagi Alex Marquez ini merupakan musim ketiganya bersama Gresini, Nadia Padovani memberi target kepada Alex untuk selalu finis lima besar di musim 2025 sementara untuk Aldeguer tidak ada target khusus karena memang dia seorang rookie.
NADIA PADOVANI“Kami meninggalkan tahun 2024 yang hebat, dan kami menyambut tahun 2025 dengan motivasi yang besar, di mana harapan tetap tinggi.Kami memiliki tim dengan banyak pengalaman, dua pebalap yang sangat berbakat, dan kami bersemangat untuk terus memberikan kejutan seperti yang telah kami lakukan sejak tahun 2022 hingga sekarang… Fermin baru saja tiba, tetapi ia telah menemukan tempat di hati kami, sementara saya yakin Alex dapat dan harus berjuang untuk posisi lima teratas di setiap akhir pekan balapan.Kami sangat senang dengan proyek baru ini dan motornya memiliki sentuhan khusus dengan sedikit sentuhan krom di mana-mana.Kami siap!”
ALEX MARQUEZ“Saya memulai tahun ketiga berturut-turut bersama tim, dan saya harus mengakui musim dingin ini sangat panjang.Tahun ini berakhir dengan baik dan hampir waktunya untuk kembali beraksi.Warna-warna baru ini luar biasa, dan saya harap semua orang menyukainya.Kami ingin warna-warna ini hadir dengan hasil yang luar biasa dan dari sisi saya, saya melakukan semua yang saya bisa di luar musim ini untuk mempersiapkan diri secara fisik dan mental sebaik mungkin untuk tahun 2025.”
FERMIN ALDEGUER“Ini adalah yang pertama bagi saya dalam beberapa hal, dan presentasi tim pertama saya sebagai pembalap MotoGP.Livery motor yang baru ini fantastis dan sangat agresif, dan saya pikir itu mencerminkan dengan baik semangat tim ini, yang selama bertahun-tahun telah terbukti menjadi institusi yang hebat.Keinginan untuk turun ke lintasan sangat tinggi, tetapi peluncuran ini sudah merupakan langkah maju yang besar menuju musim 2025 ini.”
Gpcorner.com – Tim Aprilia Racing resmi perkenalkan senjata baru mereka RS-GP 2025 dan dua pembalap baru mereka yakni juara dunia MotoGP 2024 Jorge Martin dan mantan pembalap VR46 Racing Team Marco Bezzecchi. Keduanya bakal memperkuat Aprilia untuk MotoGP 2025.
Dari livery Aprilia RS-GP 2025 masih mempertahankan warna basic hitam dengan kombinasi striping merah. Pada bagian tengah fairing terpampang logo Aprilia yang cukup besar, kehadiran Martin dan Bezzecchi juga membawa angin segar untuk Aprilia karena jika dibandingkan dengan tahun lalu kini RS-GP tampil dengan lebih banyak sponsor.
Dari sisi skuad musim ini Aprilia tampil lebih meyakinkan, kehadiran Martin dan Bezzecchi menggantikan posisi A. Espargaro dan Vinales tentu akan membuat mereka lebih baik diatas kertas. Selain itu Aprilia juga melakukan perombakan pada direktur teknik mereka, Romano Albesiano resmi digantikan oleh Fabiano Sterlacchini.
Dari tim satelit Aprilia juga didukung pembalap muda Raul Fernandez dan juara dunia Moto2 2024 Ai Ogura yang bernaung dibawah bendera Trackhouse Racing. Selain itu misteri nomor yang bakal dipakai oleh Jorge Martin akhirnya juga terpecahkan, ya.. Martin akhirnya memilih untuk menggunakan nomor satu untuk musim 2025. Last..secara skuad Aprilia jauh lebih baik musim ini, tinggal pembuktian apakah Jorge Martin dan kawan-kawan bisa mengganggu dominasi Ducati musim depan, walaupun secara teknis motor mereka belum sekuat Desmosedici.
Gpcorner.com – Trackhouse MotoGP Team akhirnya jadi tim pertama yang memperkenalkan motor mereka untuk musim 2025. Musim ini Trackhouse bakal diperkuat oleh Raul Fernandez dan rookie asal Jepang sekaligus juara dunia moto2 2024 Ai Ogura.
Presentasi ini digelar di Concord, North Carolina pada Selasa 14 Januari 2025. Ada yang berbeda dengan livery terbaru Trackhouse musim ini bro, mereka tampil dengan warna segar yang didominasi warna biru dengan kombinasi warna kuning dan hitam.
Perpaduan warna ini membuat penampilan Raul Fernandez dan Ai Ogura terlihat simpel dan kalem. Motor mereka juga terlihat masih sepi sponsor, hanya ada logo Trackhouse yang terpampang pada fairing samping RS-GP. Berikut livery Trackhouse 2025.
Gpcorner.com – Saat Ducati memilih Marquez sebagai pendamping Pecco di tim Factory Ducati untuk musim depan, Jorge Martin adalah orang paling kecewa. Yaa bagaimana tidak untuk kedua kalinya dia harus kalah bersaing dalam perebutan kursi pembalap pabrikan setelah sebelumnya dia juga tersisih oleh Enea Bastianini pada 2022.
Kekecewan itu jelas beralasan karena tim factory adalah impian semua pembalap MotoGP, tapi itu semua tidak mematahkan mental Jorge Martin untuk meraih gelar juara musim ini. Konsistensi jadi kunci kemenangan Martin, Ia mampu untuk terus mendulang poin dan tidak banyak melakukan kesalahan.
Foto : Michelin
Musim ini Martin tampil lebih dewasa, agresivitas pada musim 2023 mampu diredam dengan sempurna. Martin juga mampu memaksimalkan kekuatan utamanya di Sprint race dengan mendulang banyak poin. Dari 20 balapan musim ini, Ia mampu meraih 3 kemenangan di balapan utama, 7 kemenangan sprint race dan total 16 podium dari balapan utama dan sprint race.
Martin
Pecco
3
Race Wins
11
7
Sprint Wins
7
16
Podiums Race
16
16
Podiums Sprint
10
7
Pole
6
Hal ini jauh dari torehan Pecco yang mampu mencetak 11 kemenangan di balapan utama namun harus kehilangan banyak poin karena sering DNF. Pada klasmen akhir kejuaraan Martin mampu mendulang 508 poin atau unggul 10 poin dari Pecco dengan 498 poin.
Musim depan tantangan berat bakal dilakoni oleh Jorge Martin karena dia akan beralih pabrikan dari Ducati ke Aprilia. Motor Aprilia RS-GP saat ini tidak sekompetitif Desmosedici milik Ducati. Menarik ditunggu aksi Martin untuk mempertahankan gelar juaranya musim depan!
Gpcorner.com – Jika kita bicara realistis peluang Pecco Bagnaia untuk meraih gelar cukup sulit, walaupun dia kembali berhasil memangkas jarak menjadi 19 poin berkat kemenangannya di Sprint Race kemarin. Ini artinya Pecco harus kembali menang pada balapan nanti dengan catatan Martin finis posisi 10 atau lebih buruk. Sementara bagi Martin dia hanya perlu finis top 9 untuk memastikan gelar.
PECCO JUARA DUNIA JIKA….
PECCO
MARTIN
P 1
P 10 atau lebih buruk
P 2
P 15 atau lebih buruk
MARTIN JUARA DUNIA JIKA….
MARTIN
PECCO
Top 9
P1 atau lebih buruk
P 10
P2 atau lebih buruk
P 14
P2 atau lebih buruk
P15 atau lebi buruk
P3 atau lebih buruk
Terlepas dari kesalahan Sprint Malaysia, gpcorner melihat Pecco tampil cukup percaya diri dalam dua balapan terakhir. Pecco dengan percaya diri meladeni battle dengan Martin di Race GP Malaysia. Begitu juga saat Sprint Barcelona kemarin, dia tampil cukup kuat dan langsung ngacir meninggalkan para rival. Pecco terlihat menjalani balapan tanpa beban seolah-olah sudah merelakan gelar untuk Martin. Ini malah bagus untuk Pecco untuk kembali tampil all out saat final race nanti.
Sementara untuk Martin ada sedikit tekanan, Ia merasa gugup jelang Sprint kemarin dan rasanya menurut gpconer itu wajar mengingat ini merupakan gelar pertamanya yang jadi pertaruhan.
“Saya cukup gugup setelah kualifikasi. Hari ini saya hampir tidak makan apapun, perut saya agak kosong, saat itu saya cukup gugup. Tapi kemudian saya mencoba tidur sebentar lalu mandi air dingin. Kemudian selama balapan saya cukup tenang, dan saya berada dalam momen bagus” kata Martin sebelum Sprint Race Barcelona berlangsung.
Bagi Martin finis top 9 rasanya akan mudah, dia punya segalanya untuk melakukan itu. Motor kompetitif dan rata-rata podium hasil balapan yang Ia dapat musim ini. Bicara soal keajaiban untuk Pecco tentu tak lepas dari sejarah, pada 2015 Jorge Lorenzo pernah melakukannya. Saat itu Lorenzo terlibat pertarungan perebutan gelar dengan Rossi. Jelang balapan terakhir di GP Malaysia Lorenzo masih tertinggal 7 poin dari Rossi, namun drama terjadi antara Rossi dan Marquez yang membuat Rossi harus mendapat hukuman start dari posisi paling belakang di Valencia. Alhasil jalannya balapan bisa ditebak, Lorenzo menang di Valencia dan sukses bawa pulang gelar.
Kemudian MotoGP 2006 antara Hayden vs Rossi. Pada GP Portugal sebelum seri terakhir di Valencia Hayden mendapat nasib sial setelah disruduk oleh Pedrosa sehingga membuat keduanya terjatuh. Hasil itu membuat Hayden tertinggal 9 poin dari Rossi namun di Valencia semuanya berbalik, giliran Rossi yang terjatuh sementara Hayden finis posisi ketiga dan berhasil meraih gelar juara dunia di MotoGP. Jadi jika melihat sejarah never say never di MotoGP……
Gpcorner – Marc Marquez berhasil mengalahkan Jorge Martin dan raih kemenangan ketiga musim ini, setelah melewati drama tear-off pada awal start. Berikut jalannya balapan GP Australia bro.
Selepas start Marc Marquez yang memulai balapan dari posisi kedua mengalami hambatan. Roda motor Marquez mengalami spining yang membuat dirinya langsung drop ke posisi tiga belas. Setelah melihat tayangan ulang ternyata itu akibat tear-off helm miliknya, jadi sebelum start dimulai Marquez terlihat melepas tear-off dari helm dan kemudian membuangnya yang kebetulan jatuh tepat di depan ban belakang Marc Marquez. Alhasil saat start dimulai tear-off yang berbahan plastik terinjak olah ban belakang motor Marquez. Karena licin motor Marquez mengalami spinning sehingga membuatnya tercecer ke posisi 13.
Sementara di barisan depan balapan berhasil dikuasai oleh Martin Pecco dan Bezzecchi, namun akibat insiden kemarin dengan Vinales Bezzecchi harus menjalani hukuman long lap penalty. Sayangnya setelah menjalani long lap penalty tak lama Bezzecchi malah terjatuh.
Hari ini kecepatan Marquez cukup meyakinkan, pelan tapi pasti Marquez mulai merangsek naik ke depan hingga akhirnya dia mampu menyusul Pecco untuk posisi kedua. Marquez kemudian mulai merapatkan jarak dengan Martin yang berada di posisi pertama. Kemudian jelang lap-lap akhir Marquez mulai menyerang Martin, aksi saling overtake kemudian terjadi antara Martin dan Marquez.
Duel kemudian dimenangkan oleh Marc Marquez, sementara Martin sepertinya agak menahan diri untuk tidak all out untuk melayani Marquez. Balapan akhirnya dimenangkan oleh Marc Marquez disusul Jorge Martin di tempat kedua dan Pecco Bagnaia di tempat ketiga. Bagi Marquez ini merupakan kemenangannya yang ketiga musim ini setelah Aragon dan Misano, berikut hasil lengkap race GP Australia.
1. Marc Marquez
2. Jorge Martin
3. Pecco Bagnaia
4. Fabio Di Giannantonio
5. Enea Bastianini
6. Franco Morbidelli
7. Brad Binder
8. Maverick Vinales
9. Fabio Quartararo
10. Raul Fernandez
11. Jack Miller
12. Johann Zarco
13. Alex Rins
14. Luca Marini
15. Alex Marquez
16. Aleix Espargaro
17. Augusto Fernandez
18. Takaaki Nakagami
19. Marco Bezzecchi
DNF. Joan Mir
DNF. Lorenzo Savadori
Gpcorner.com – Jorge Martin berhasil mendominasi jalannya Sprint Race Australia dan meraih kemenangan, sementara Pecco hanya mampu finis posisi ke-4.
Selepas start Martin yang memulai balapan dari posisi terdepan langsung melesat diikuti oleh Marc Marquez, namun sayangnya Marquez melakukan kesalahan di tikungan pertama lalu melebar. Ia kemudian tercecer di rombongan tengah, posisi kedua kemudian diambil alih oleh Pecco.
Pelan tapi pasti Marquez berhasil melakukan recovery posisi dengan menyusul beberapa pembalap di depannya, termasuk Pecco. Kini Marquez sudah berada di posisi kedua disusul Bastianini di posisi ketiga sementara Pecco harus turun ke posisi keempat.
Jelang tiga lap tersisa, insiden cukup mengerikan terjadi antara Vinales dan Bezzecchi. Dari tayang ulang Bezzecchi terlihat tidak memiliki kendali pada motornya. Bezzecchi sudah sempat melakukan pengereman namun agak sedikit terlambat dan akhirnya menabrak Vinales. Keduanya terjatuh di tikungan pertama dalam kecepatan yang cukup tinggi bro. Vinales juga terlihat agak kesal kepada Bezzecchi, untuknya mereka berdua dalam keadaan sadar dan semoga tidak mengalami cedera.
Sementara Itu Martin yang memimpin sejak awal akhirnya keluar jadi pemenang disusul Marquez dan Bastianini, sementara Pecco finis P4. Dengan hasil ini jarak poin antara Martin dan Pecco menjadi 16 angka, berikut hasil lengkap Sprint Race Australia
Gpcorner.com – MotoGP memasuki seri ke-17, dimana balapan semakin dekat dengan final. Persaingan juga semakin panas terutama soal perebutan gelar antara Martin dengan Pecco. Kini Martin unggul 10 poin atas Pecco dengan 392 poin sementara Pecco 382 poin, GP Australia akan sangat penting untuk keduanya karena balapan hanya tersisa 4 seri saja. Kira-kira siapa yang akan raih kemenangan, jangan lupa saksikan racenya bro. Berikut jadwal lengkap MotoGP Australia:
Jumat, 18 Oktober 2024 Free Practice Moto3 04:45-05:20
Free Practice Moto2 05:35-06:30
Free Practice 1 MotoGP 06:45-07:30
Practice 1 Moto3 09:15-09:50
Practice 1 Moto2 10:05-10:45
Practice MotoGP 11:00-12:00
Sabtu, 19 Oktober 2024 Practice 2 Moto3 04:40-05:10
Practice 2 Moto2 05:25-05:55
Free Practice 2 MotoGP 06:10-06:40
Qualifying 1 MotoGP 06:50-07:05
Qualifying 2 MotoGP 07:15-07:30
Qualifying 1 Moto3 08:50-09:05
Qualifying 2 Moto3 09:15-09:30
Qualifying 1 Moto2 09:45-10:00
Qualifying 2 Moto2 10:10-10:25
Sprint Race MotoGP 11:00-12:00
Minggu, 20 Oktober 2024
Warm UP MotoGP 05:40-05:50
Race Moto3 07:00
Race Moto2 08:15
Race MotoGP 10:00
Gpcorner – Pada MotoGP Indonesia kemarin, gpcorner berkesempatan untuk nonton langsung ke sirkuit Mandalika bersama Mobil Lubricants Indonesia. Nonton langsung MotoGP di sirkuit jelas sangat berbeda bro dengan nonton di rumah. Walaupun ada beberapa kekurangan yang perlu ditingkatkan dari gelaran MotoGP Indonesia tahun ini, tapi secara keseluruhan banyak pengalaman seru yang bisa kami dapat ketika nonton langsung ke sirkuit. Buat kalian yang belum pernah, ini dia experience jika kalian nonton langsung MotoGP ke sirkuit.
Suara Motor
Yang pertama, kalian akan merasakan adrenalin yang luar biasa apalagi jika melihat para pembalap melaju di trek lurus dengan kecepatan tinggi. Mungkin kalian akan berpikir kok ada orang bisa mengendalikan motor dengan kecepatan 300 km/jam. Percayalah 300 km/jam yang kalian lihat di TV sangat berbeda jika melihat langsung…asli kenceng banget bro. Adrenalin ini semakin meningkat, dengan deru suara mesin MotoGP yang sangat menggelegar. Soal ini Gpcorner sarankan kalian membawa earplug, karena jika tidak biasa suara mesin ini lumayan bikin bising telinga.
Atmosfer Penonton
Kemudian yang kedua kalian akan merasakan atmosfer yang berbeda saat berada di tengah-tengah tribun penonton bersama ribuan fans lain. Sorak-sorai penonton dan suasana tribun inilah yang tidak bisa direplikasi di rumah. Jumlah penonton MotoGP Mandalika kali ini juga mengalami peningkatan dari tahun lalu, MotoGP mengklaim jumlah penonton yang hadir tahun ini mencapai 121.252 penonton atau lebih banyak sekitar 18 ribuan jika dibandingkan dengan tahun 2023.
Foto : Gpcorner
Bisa Ketemu Pembalap Langsung
Nah ini yang menarik, jika kalian memiliki paddock akses kalian bisa melihat secara langsung aktivitas para pembalap dan kru dari belakang paddock. Jika beruntung kalian bisa minta berfoto langsung dengan para pembalap, tapi dengan catatan tidak mengganggu mereka. Kebetulan gpcorner mendapat paddock akses dari Mobil Lubricants Indonesia sehingga kami bisa masuk ke area paddock.
Foto : Gpcorner
Kami juga diberi kesempatan untuk masuk ke garasi KTM Factory Racing, disini gpcorner bisa melihat secara langsung bro RC16 tunggangan Brad Binder dan Jack Miller. Ini sangat luar biasa, tapi sayangnya kita tidak bisa berlama-lama di dalam kita juga tidak diperbolehkan untuk merekam atau foto sembarangan di dalam garasi, jadi hanya bagian-bagian tertentu saja yang diperbolehkan karena memang KTM adalah tim Factory jadi banyak rahasia dan akses pun memang dibatasi.
Bagi yang tidak memiliki paddock akses jangan khawatir karena MotoGP juga sudah menyiapkan sesi Hero Walk MotoGP dimana para pembalap MotoGP akan menyapa langsung para fans untuk berfoto dan memberi tanda tangan. Acara ini biasanya digelar pada hari Minggu sebelum balapan dimulai.
Foto : Gpcorner
Hiburan Musik dan Merchandise Resmi
Tak hanya itu, buat kalian yang suka musik MGPA selaku promotor juga menggelar acara musik. Kalian bisa menikmatinya, banyak artis-artis atau band-band top Indonesia yang hadir di Mandalika. Selain itu yang sedang berburu merchandise resmi di belakang tribun tersedia banyak sekali merchandise-merchandise resmi tim-tim MotoGP, kalian tinggal pilih.
Secara keseluruhan, nonton langsung MotoGP di sirkuit adalah pengalaman yang luar biasa apalagi buat kalian yang ngaku fans MotoGP sejati, wajib hukumnya sekali-kali nonton langsung ke sirkuit. Gpcorner juga berterima kasih banyak kepada Mobil Lubricants Indonesia yang sudah mengajak kita ke Mandalika, semoga terus berkembang dan semakin jaya agar bisa terus mensupport dunia balap terutama di MotoGP
Jack Miller – Foto : Rob GrayBrad Binder – Foto : Rob Gray