Danilo Petrucci Tersanjung Dapat Tawaran dari 4 Kejuaraan Sekaligus

0

GPCorner.com – Danilo Petrucci saat ini memang sedang ketar-ketir. Mengaku dirinya bakal terdepak dari Ducati Team pada akhir musim nanti, masa depannya di MotoGP jadi menggantung. Meski begitu, lewat Moto.it pada Kamis (4/6/2020), ia justru mengaku dapat tawaran dari empat kejuaraan balap sekaligus.

Selain masih punya kesempatan bertahan di MotoGP, Petrucci mengaku sudah dapat tawaran dari WorldSBK, serta bahkan Reli Dakar dan motocross. Peristiwa ini tentu sangat jarang dialami seorang rider MotoGP, yang biasanya hanya dapat tawaran dari WorldSBK ketika masa depannya terkatung-katung.

“Soal masa depan, tak banyak yang bisa dibicarakan, kecuali bahwa saya benar-benar tenang dan termotivasi. Pion mana yang akan bergerak di atas papan catur belum bisa diprediksi, karena ada rider lain juga bergerak dan semua belum pasti, contohnya masa depan Dovi dan Vale,” ujarnya.

Di MotoGP, Petrucci tengah mengincar tempat di Aprilia Racing dan KTM, yang masing-masing berpeluang ditinggalkan Andrea Iannone dan Pol Espargaro. Di WorldSBK, Petrucci bisa membela Aruba.it Racing Ducati, namun ia juga kabarnya telah dapat tawaran dari Honda.

Rider 29 tahun ini pun sempat mengaku tertarik ikut dalam kejuaraan ekstrem Reli Dakar karena disiplinnya sangat berbeda dari road race. Di sisi lain, ia juga pecinta berat motocross dan sangat intensif berlatih dengan metode itu. Alhasil, tawaran pun datang dari kedua ajang tersebut.

“Memang benar saya dapat beberapa tawaran. Kami bicara soal Reli Dakar, WorldSBK, dan motocross. Jelas semua ini bikin saya sangat tersanjung, tapi saya belum mengakhiri evaluasi apa pun. Saya juga menyadari bahwa itu semua adalah rencana cadangan, karena opsi utama saya adalah bertahan di MotoGP,” ungkap Petrucci.

Sahabat karib sekaligus tandem Andrea Dovizioso ini pun mengaku tak mau terlalu berlarut-larut dalam kesedihan usai terdepak dari Ducati Team. Ia yakin pengalaman-pengalaman serupa yang sudah pernah ia jalani bakal menguatkannya di masa depan.

“Selama bertahun-tahun, saya kerap menghadapi situasi yang bisa bikin kaki lemas. Tapi dengan kerja keras dan keputusan-keputusan kecil yang penting menuju impian besar, saya selalu bisa keluar dari situasi buruk itu. Ini semua bagian dari pekerjaan saya. Meski pahit, ini manusiawi dan normal saja,” pungkas Petrucci.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here